Sabtu, 31 Oktober 2015

Resume Sistem Indra Pada Manusia


Judul Buku                               : Aspirasi Biologi Kelas XI
Nama Penulis                           : Tim Penyusun
Tahun Terbit                            : 2006
Nama Penerbit                         : Widya Duta
Kota Penerbit                           : Surakarta
Jumlah Total Halaman             : 80 halaman
Hal yang diresume                   : Halaman 46 s/d 47


SISTEM INDRA PADA MANUSIA
Alat indra merupakan suatu reseptor yang berfungsi sebagai penerima rangsangan dari luar. Sistem indra dapat bekerja dengan sempuna apabila tidak ada gangguan pada: saraf pusat di otak, alat penerima rangsang, dan saraf penhubung dengan saraf pusat. Pada manusia memiliki 5 macam alat indra atau disebut dengan “Panca indra” yang terdiri atas:


1.    Indra Peraba
Indra peraba (Tengoresreseptor) yang terletak di seluruh permukaan kulit, terutama pada ujung jari, telapak tangan, kaki, bibir, dan alat kelamin serta terdapat pula di bagian dalam tubuh, seperti dapat merasakan lapar dan haus. Adapun menurut jenisnya dibedakan atas:
a.       Saraf paccini (tekanan)
b.      Saraf ruffini (panas)
c.       Saraf karruso (dingin)
d.      Saraf  tanpa selaput (nyeri)
e.       Saraf meissner (sentuhan)


2.    Indra Pengecap
Terletak pada lidah yang mempunyai tonjolan pengecap (papilla). Bentuk pada papilla terbagi menjadi 3 macam, yaitu:
a.       Liliformis (papilla benang)
b.      Fungiformis (papilla jamur)
c.       Circumvalata (papilla melingkar)
Bagian- bagian pada lidah terdiri atas:
a.       Bagian depan               :  asin
b.      Bagian tepi depan        :  manis
c.       Bagian tepi belakang   :  asam
d.      Bagian tepi belakang   :  pahit


3.    Indra Pembau
Indra pembau terdapat dibagian hidung yang dapat menerima rangsangan berupa bau. Sel pembau mempunyai ujung-ujung berupa rambut halus yang berhubungan langsung dengan saraf yang melalui lubang saringan yang bersatu dengan indra indra pengecap yang berfungsi dapat menaikkan selera makan. Jika seseorang terserang penyakit influenza, maka penerima rangsang pembau menjadi berkurang bahkan dapat berkurangnya selera makan.


4.    Indra Pendengaran
Indra pendengaran kita adalah telinga. Pada telinga terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:
a.       Telinga luar.
-          Daun telinga.
-          Lubang telinga.
b.      Telinga tengah
-       Tulang pendengaran : martil (maleus), landasan (inkus), dan sanggurdi (stapes).
-       Saluran eustachius : penghubung antara telinga tengah dengan rongga faring.
c.       Telinga dalam
-     Labirin tulang: serambi (vestibulum), saluran gelung (kanalis semisirkularis), dan rumah siput (koklea)
-          Labirin selaput
d.      Mekanisme pendengaran pada manusia
Gelombang suara yang datang di tangkap oleh telinga luar. Gelombang suara tersebut akan bergetar melalui membran timphani (gendang telinga), kemudian akan diteruskan melalui tulang pendengaran yang menyababkan tingkap jorong juga ikut bergetar. Getaran pada tingkap jorong tadi akan menggetarkan cairan melalui koklea. Cairan yang bergetar tadi akan menstimuluskan pada ujung saraf pendengaran dan meneruskannya melalui otak besar yang akan menerima impuls sekaligus menerjemahkan yang akan persepsikan sebagai suara.


5.        Indra Penglihatan
Pada mata mata manusia mempunyai bentuk seperti bola atau biasanya disebut bola. Bagian-bagian pada bola mata terdiri atas:
a.         Sklera: lapisan terluar berwarna putih.
b.         Kornea: bagian depan berwarna transparan.
c.        Koroidea: lapisan tengah yang banyak mengandung pembuluh darah yang berfungsi sebagai penyedia makanan pada bagian-bagian lain pada mata.
d.        Pupil: bagian depan dari dari koroidea yang tepat di bagian belakang kornea bagian tengah.
e.         Iris: sel-sel lapisan koroidea berpigmen yang terletak disekitar pupil.
f.          Retina: lapisan terdalam yang terletak dibagian dalam dinding bola mata.
g.        Lensa mata: berupa bangunan bening, bentuk bikonkaf, terletak di belakng pupil yang terikat oleh otot siliaris dan dapat berkontraksi yaitu perubahan pada ukuran lensa.
h.         Aqueous humor: cairan yang mengisi rongga mata antara antara lensa mata dengan kornea.
i.           Vitreous humor: cairan yang mengisi rongga mata antara lensa mata dengan retina.
j.         Bintik kuning : terletak di sumbu mata dan banyak mengandung ujung saraf penerima sinar rangsang (fotoreseptor).
k.         Bintik buta : tempat masuk dan membeloknya urat saraf penglihatan.
l.           Mekanisme penglihatan pada manusia.
       Cahaya - Kornea - Aqueous humor - Pupil - Lensa mata - Vitreous humor - Retina


Sumber : Tim Penyusun. 2006. Aspirasi Biologi Kelas XI. Surakarta:  Widya Duta.

Diakses tanggal 31 Oktober 2015


Kamis, 01 Oktober 2015

Mengapa pada rambut kepala dapat tumbuh lebih panjang dari pada di bagian badan?



lebah madu royal sampo shampoo anatomi rambut sehat bersih tips 




          Perhatikan semua bagian kulit Anda. Rambut tumbuh hampir di semua bagian, kecuali telapak tangan dan kaki, kelopak mata, serta bibir. Mungkin, ada di antara kita yang diam-diam tidak suka dengan rambut yang tumbuh di tubuh kita ini. Walaupun demikian, kita tidak dianjurkan untuk membabat habis rambut-rambut kita, karena fungsi rambut bukan untuk kecantikan belaka.


        Rambut di kepala membuat kita tetap merasa hangat. Rambut (terkadang kita sebut bulu) di hidung, kuping, dan sekitar mata melindungi organ-organ tersebut dari debu dan partikel-partikel lainnya. Alis dan bulu mata melindungi mata dengan cara mengurangi cahaya dan partikel yang mungkin menerpa organ penglihatan tersebut. Demikian juga dengan rambut-rambut halus yang ada di tubuh yang menyediakan kehangatan dan perlindungan bagi kulit. Rambut juga menjadi bantalan yang melindungi tubuh dari luka.


           Proses pertumbuhan rambut dimulai dengan pembentukan sel-sel baru di bagian akar rambut. Sel-sel tersebut kemudian membentuk batang yang kemudian tumbuh ke luar kulit. Saat tumbuh ke luar, sel-sel itu berhenti menyerap nutrisi dan mulai menghasilkan keratin (sejenis protein). Proses ini dinamai keratinisasi. Saat keratinisasi, sel-sel rambut pun mati. Bersama keratin, sel-sel mati itu kemudian membentuk batang rambut.


            Sebenarnya, rambut tumbuh lebih cepat di cuaca panas dibanding di cuaca dingin, tumbuh lebih lambat di malam hari daripada siang hari. Setiap helai rambut tumbuh sepanjang 6 milimeter dalam satu bulan dan akan tetap bertumbuh hingga 6 tahun. Lalu rambut akan rontok dengan sendirinya dan kemudian digantikan oleh rambut baru, panjang rambut seseorang tergantung pada fase pertumbuhan folikelnya. Folikel biasanya aktif sekitar 2 hingga 6 tahun, lalu kemudian beristirahat selama 3 bulan, apabila folikel tidak lagi aktif dan tidak memproduksi rambut baru, maka kebotakan akan terjadi.


           Beberapa jenis rambut terjadi pada tubuh manusia. Penampilan tergantung pada usia dan lokasi tubuh. Yang disebut lanugo adalah rambut yang berkembang pada janin. Biasanya, gudang sebelum kelahiran, atau dalam beberapa bulan pertama setelah kelahiran. Lanugo yang segera digantikan oleh rambut sekunder yang halus dan lembut dan sering disebut rambut bayi. Rambut kasar dari kehidupan selanjutnya disebut rambut tersier. Rambut terus hilang dari seluruh bagian tubuh melalui kehidupan, dan sampai usia tertentu, mereka yang menggantikannya sering kasar tan pendahulu mereka.


             Kulit kepala rata-rata orang memiliki sekitar 125.000 rambut. Orang Darker memiliki rambut kulit kepala kurang dari blonds. Kulit kepala rambut biasanya tumbuh dari 3 sampai 5 inci per tahun dan, jika tidak dipotong, bisa menjadi selama 2 sampai 3 meter atau lebih. Rambut tubuh berasal dari folikel rambut tertanam di kulit. Bagian bawah dari folikel meluas ke dermis dimana disertakan dengan pembuluh darah. Umumnya, hanya satu rambut tumbuh dari folikel tunggal. Itu bagian dari rambut di bawah permukaan kulit disebut akar, sedangkan memperpanjang keluar dari permukaan kulit disebut poros. Kelenjar sebaceous dari kulit memiliki bukaan dalam folikel rambut. Kelenjar ini mengeluarkan zat (sebum) yang bertanggung jawab atas penampilan berminyak kulit atau kulit kepala.

            Orang dengan kulit berminyak memiliki kelenjar sebaceous yang terlalu aktif. Ketika folikel rambut menjadi terpasang, sebum mengumpulkan dalamnya, ternyata gelap di permukaan, dan menjadi kepala hitam. Otot menit (erectors pilorum) yang terhubung ke folikel rambut. Ketika kontrak otot-otot ini, mereka sementara menggantikan seluruh folikel, menyebabkan rambut untuk “berdiri.” Kulit di sekitarnya rambut juga meningkat dengan kontraksi otot-otot ini, memberikan kulit penampilan meremang, kadang-kadang disebut jerawat angsa. Kontraksi otot-otot juga memberi tekanan pada kelenjar sebaceous, menyebabkan emisi dalam jumlah ekstra sebum. Dengan demikian, ini set reaksi membantu dalam melindungi tubuh dari dingin tiba-tiba, ia membentuk rambut isolasi yang lebih baik saat berdiri tegak, dan mantel sebum kulit dengan penghalang lebih lanjut terhadap dingin.

             Setiap orang memiliki ketebalan rambut yang berbeda. Rambut yang tebal berasal dari folikel yang besar, sedangkan rambut yang tipis memiliki folikel yang kecil. Tekstur rambut seseorang, entah lurus, ikal, atau keriting, ditentukan oleh bentuk lubang folikel di permukaan kulit dan penyebaran keratin. Warna asli rambut tiap orang juga berbeda karena tergantung pada jumlah dan penyebaran melanin di korteks. Rambut pirang atau merah mengindikasikan jumlah melanin yang sangat sedikit di rambutnya. Rambut juga mengandung pigmen kuning-merah. Rambut menjadi abu-abu di usia tua karena pigmen tidak lagi terbentuk.


            Fungsi rambut dan bulu adalah untuk melindungi pemiliknya dari cuaca dan tantangan alami lain. Oleh karena itu, kalau kita perhatikan, pertumbuhan rambut dan bulu kita sedikit lebih cepat kalau kita berada di udara yang jauh lebih dingin daripada yang biasa kita hadapi. Beberapa obat-obatan seperti yang digunakan untuk keluarga berencana, hormon, dan steroid anabolik juga bisa membuat bulu tubuh tumbuh lebih cepat dan lebat dari biasanya. Selain itu, berbulu banyak atau tidak, juga ditentukan oleh faktor genetis. 



Sumber: http://www.apakabardunia.com/2012/10/mengetahui-fakta-soal-rambut-yuk.html.

Diakses tanggal 01 Oktober 2015